Punya tujuan yang butuh uang besar — pendidikan anak,
uang muka rumah, modal usaha? Isi harganya hari ini dan kapan dibutuhkan.
Kalkulator ini menghitung harganya nanti setelah naik, lalu berapa yang perlu
disisihkan mulai sekarang.
Isi angkanya
Rp
Kalau dibeli sekarang, habisnya berapa.
tahun
%
%
Rp
Kosongkan kalau belum ada. Ikut diinvestasikan dengan
imbal hasil yang sama.
Angka 4% itu asumsi umum, bukan angka resmi untuk
tujuan tertentu. Kalau punya data sendiri — misalnya kenaikan uang pangkal
sekolah incaran Anda — pakai angka itu.
Harganya saat dibutuhkan
—
—
Dana yang sudah ada akan jadi
—
—
Kekurangan yang harus dikejar
—
Ini angka yang perlu dibentuk dari setoran baru.
% tiap tahun
Sisihkan per bulan
—
—
Atau per tahun
—
Misalnya dari THR atau bonus.
Atau sekaligus sekarang
—
Sekali setor, lalu dibiarkan.
Perjalanannya sampai tercapai
Garis putus-putus itu targetnya. Bagian gelap uang yang Anda
setor, bagian emas hasil pertumbuhannya.
Yang Anda setorHasil pertumbuhanTarget
Rincian per tahun
Tahun
Setoran / bln
Total disetor
Saldo akhir
Angka contoh · imbal hasil memakai bunga efektif
tahunan — 10% per tahun berarti benar-benar 10% dalam setahun, berapa pun
seringnya disetor. Setoran dihitung di akhir tiap periode. Pada mode setoran naik,
kenaikan berlaku sekali di awal tiap tahun, bukan tiap bulan. Ilustrasi, bukan janji hasil. Imbal hasil investasi tidak pernah
tetap dan bisa negatif.