Training Perencanaan Keuangan Karyawan

Gaji naik, tapi hidup karyawan tidak ikut membaik.

Program financial wellness inhouse yang mengajarkan karyawan mengelola penghasilan yang sudah mereka punya — arus kas, utang, proteksi, investasi, dan tujuan keuangan keluarga. Dirancang untuk dibawa pulang, bukan sekadar didengar di ruang training.

  • Setengah hari, sehari, atau seri sesi bulanan
  • Onsite & daring
  • Materi disesuaikan profil karyawan
Andreas Hartono membawakan training perencanaan keuangan di hadapan peserta karyawan
Training karyawan Universitas Indonesia
Kenapa Perusahaan Perlu

Kesulitan keuangan karyawan tidak berhenti di rumah — ia ikut masuk kantor.

Karyawan yang keuangannya berantakan membawa persoalan itu ke meja kerjanya: pikiran terbagi, mudah tergoda tawaran cepat kaya, dan tidak jarang berujung pada masalah yang harus ditangani HR.

Kasbon

Pengajuan pinjaman ke perusahaan berulang

Karyawan yang sama mengajukan kasbon tiap beberapa bulan — tanda arus kas rumah tangganya tidak pernah pulih, bukan sekadar kebutuhan mendesak.

Pinjol

Utang berbunga tinggi di luar kendali

Sekali masuk, sulit keluar. Penagihan yang merembet ke rekan kerja dan atasan menjadi persoalan reputasi perusahaan, bukan lagi urusan pribadi.

Fokus

Produktivitas turun karena stres keuangan

Kecemasan soal uang menempel sepanjang jam kerja. Dampaknya terlihat pada konsentrasi, absensi, dan keputusan sehari-hari.

Pensiun

Bom waktu yang menunggu di ujung karier

Karyawan yang tidak pernah menabung sejak muda akan menghadapi masa pensiun tanpa persiapan — dan perusahaan yang menanggung beban emosionalnya di akhir.

Empat pola ini berulang di hampir setiap perusahaan tempat kami mengajar — dari BUMN, perbankan, sampai manufaktur. Akarnya hampir selalu sama: tidak ada yang pernah mengajari karyawan mengelola uangnya sendiri. Sekolah tidak mengajarkannya, dan perusahaan menganggapnya urusan pribadi.

Lihat bagaimana kami memperbaikinya
Untuk Siapa

Satu materi tidak cocok untuk semua usia karier.

Kebutuhan karyawan berumur 25 tahun berbeda jauh dari karyawan berumur 45 tahun. Karena itu materi kami susun ulang mengikuti profil peserta yang akan hadir di ruangan.

Awal karier · 22–32 th

Karyawan Muda

Penghasilan pertama, godaan gaya hidup, dan kebiasaan yang akan menentukan 30 tahun ke depan.

  • Mengatur gaji pertama
  • Utang konsumtif & paylater
  • Dana darurat pertama
  • Mulai berinvestasi dengan aman
Karier produktif · 33–48 th

Karyawan Berkeluarga

Masa penghasilan tertinggi sekaligus pengeluaran terberat: cicilan rumah, biaya sekolah anak, dan orang tua yang mulai menua.

  • Arus kas keluarga
  • KPR & utang produktif
  • Dana pendidikan anak
  • Proteksi keluarga
Menjelang purnabakti · 49 th+

Karyawan Pra-Pensiun

Sisa waktu menabung tinggal sedikit, dan yang perlu disiapkan bukan hanya uangnya. Kelompok ini kami tangani lewat program terpisah.

  • Mindset & adaptasi purnabakti
  • Mengelola pesangon & dana pensiun
  • Investasi aman & anti penipuan
  • Aktivitas produktif setelah pensiun
Lihat Training Persiapan Pensiun (MPP)
Materi Program

Enam hal yang membuat keuangan karyawan berhenti bocor.

Susunan dan kedalaman modul disesuaikan dengan durasi program dan profil peserta perusahaan Anda. Setiap modul dibawakan dengan latihan langsung, bukan ceramah satu arah.

MODUL — PERILAKU

Mindset & Perilaku Uang

Mengapa gaji naik tapi tabungan tetap nol. Membongkar kebiasaan belanja, tekanan sosial, dan keputusan uang yang berjalan otomatis tanpa disadari.

MODUL — ARUS KAS

Anggaran & Arus Kas Keluarga

Menyusun anggaran yang realistis dan bertahan lebih dari sebulan. Peserta memetakan pemasukan, pengeluaran, dan kebocoran keuangannya sendiri di kelas.

MODUL — UTANG

Utang Sehat & Jerat Pinjol

Membedakan utang yang membangun dari utang yang menggerogoti. Menyusun strategi pelunasan, dan mengenali jebakan bunga pinjaman online sejak awal.

MODUL — PENGAMAN

Dana Darurat & Proteksi

Berapa besar dana darurat yang cukup, di mana menyimpannya, dan asuransi apa yang benar-benar dibutuhkan keluarga karyawan — bukan yang paling laris dijual.

MODUL — INVESTASI

Investasi Sesuai Tujuan

Memilih instrumen yang cocok dengan jangka waktu dan profil risiko, serta mengenali ciri investasi bodong yang rutin menyasar karyawan perusahaan.

MODUL — TUJUAN

Tujuan Keuangan Keluarga

Menerjemahkan keinginan menjadi angka dan tenggat: rumah, pendidikan anak, naik haji, hingga pensiun. Peserta pulang membawa rencana yang sudah terisi.

* Modul dapat diringkas menjadi sesi setengah hari, dibuka menjadi program dua hari, atau dipecah menjadi seri sesi bulanan.

Peserta training tertawa saat Andreas Hartono membahas kebiasaan pengeluaran di depan flipchart
Di dalam kelas Menghitung kebiasaan kecil yang ternyata mahal — peserta menghitungnya sendiri di depan kelas.
Cara Kami Mengajar

Materi keuangan tidak harus terasa seperti kelas akuntansi.

Pendekatan edutainment: peserta tertawa, ikut bermain, lalu tanpa sadar sudah menghitung kondisi keuangannya sendiri. Ini yang membuat materi bertahan setelah kelas selesai.

Peserta tidak berubah karena diberi tahu apa yang benar. Mereka berubah setelah melihat angkanya sendiri. Andreas Hartono, CFP® — trainer & penulis Nasibmu di Dompetmu

Hitung kondisi sendiri, di kelas

Peserta mengisi data keuangannya sendiri dan langsung melihat hasilnya — momen sadar yang menjadi pembuka setiap sesi.

Studi kasus nyata, bukan teori

Contoh yang dipakai diambil dari persoalan karyawan Indonesia sehari-hari: cicilan motor, biaya sekolah, sampai tawaran investasi di grup WhatsApp.

Worksheet yang dibawa pulang

Setiap peserta pulang membawa lembar kerja terisi — anggaran, daftar utang, dan langkah pertama yang sudah ditentukan tanggalnya.

Sesi tanya jawab terbuka

Ruang bertanya tanpa penilaian — sering menjadi bagian paling ramai, karena banyak karyawan tidak punya tempat lain untuk bertanya soal uang.

Alur Kerja Sama

Dari percakapan pertama sampai laporan pasca-training.

01

Diskusi kebutuhan

Kami tanyakan profil peserta, keluhan yang paling sering muncul di HR, dan hasil yang ingin dicapai perusahaan.

02

Penyesuaian materi

Susunan modul, contoh kasus, dan durasi disesuaikan — termasuk menyelipkan kebijakan internal perusahaan bila diperlukan.

03

Pelaksanaan training

Onsite di kantor atau daring. Perlengkapan kelas, worksheet, dan kalkulator disiapkan dari sisi kami.

04

Laporan & tindak lanjut

Rangkuman kondisi keuangan peserta secara agregat, umpan balik, dan rekomendasi program lanjutan untuk HR.

Kata Peserta

Yang paling sering kami dengar setelah kelas selesai.

Mendapat tambahan ilmu yang berharga
AR

Arif

Sangat berguna sekali
SA

Sakur

Sangat bagus
SE

Setiadi

Dipercaya perusahaan & institusi

  • Asia Pulp & Paper
  • Bintang Toedjoe
  • Bank Central Asia
  • POS Indonesia
  • Boehringer Ingelheim Indonesia
  • Kompas Gramedia
  • Danone Aqua
  • GarudaFood
  • Suzuki Indomobil Motor
  • Freeport Indonesia
Pertanyaan HR

Hal yang biasanya ditanyakan sebelum memutuskan.

Ada pertanyaan yang belum terjawab? Kirim lewat form di bawah — biasanya kami balas pada hari kerja yang sama.

Berapa lama durasi programnya?

Paling umum satu hari penuh. Bisa diringkas menjadi setengah hari untuk sesi pengenalan, atau dipecah menjadi seri sesi bulanan 90 menit bila perusahaan ingin dampaknya bertahap dan berkelanjutan.

Berapa jumlah peserta ideal per kelas?

Untuk kelas yang interaktif, 30–60 peserta adalah rentang paling nyaman. Kami tetap bisa menangani kelas besar hingga ratusan peserta, dengan penyesuaian pada porsi latihan dan sesi tanya jawab.

Apakah bisa dilaksanakan secara daring?

Bisa. Format daring memakai materi yang sama dengan penyesuaian ritme — sesi lebih pendek, lebih banyak jeda interaksi, dan worksheet dikirim digital sebelum kelas dimulai.

Apa bedanya dengan training persiapan pensiun?

Program ini menyasar karyawan yang masih panjang masa kerjanya — fokusnya membangun kebiasaan dan arus kas sejak dini. Program persiapan pensiun (MPP) menyasar karyawan menjelang purnabakti, dengan materi pesangon, dana pensiun, dan kesiapan hidup setelah tidak lagi bekerja.

Bagaimana menjangkau karyawan yang tidak bisa hadir?

Untuk cabang di luar kota, karyawan shift, dan pekerja lapangan, tersedia Pelatihan Online Karyawan berupa kelas video yang bisa ditonton kapan saja. Banyak perusahaan menggabungkan keduanya: kelas tatap muka untuk kelompok kunci, kelas video untuk menjangkau sisanya.

Apakah materi bisa disesuaikan dengan kebijakan perusahaan?

Ya. Ketentuan seperti skema DPLK, koperasi karyawan, atau aturan kasbon internal dapat kami masukkan ke dalam materi supaya karyawan memahami fasilitas yang sudah tersedia di perusahaannya.

Apakah ada produk keuangan yang dijual di kelas?

Tidak ada. Kami tidak menjual produk investasi maupun asuransi apa pun kepada peserta. Materi disampaikan secara independen — ini prinsip yang kami pegang di seluruh program.

Langkah Berikutnya

Ceritakan kondisi karyawan Anda, kami susunkan programnya.

Kami kirimkan proposal berisi susunan materi, durasi, serta penawaran biaya yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

  • Proposal dikirim dalam 1×24 jam kerja
  • Susunan materi disesuaikan, bukan paket seragam
  • Tanpa biaya untuk diskusi kebutuhan awal
  • Bisa sekaligus membahas program persiapan pensiun

Minta Proposal Training

Tanpa komitmen. Gratis konsultasi kebutuhan awal.

atau langsung WhatsApp: 0817 128 338